RM
Jumat, 08 Oktober 2021 - 13:29 WIB

Waktu Tempuh Semakin Singkat, Ini Data Peningkatan Kecepatan KA pada Masing-Masing Rute

Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-KAI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Sebagai bentuk peningkatan layanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah melakukan percepatan waktu tempuh pada sejumlah KA sejak 24 September 2021. KA-KA yang mengalami percepatan waktu tempuh yaitu KA Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi pp), Argo Wilis (Bandung – Surabaya Gubeng pp), Argo Lawu (Gambir – Solo Balapan pp), Argo Dwipangga (Gambir – Solo Balapan pp), dan Taksaka (Gambir – Yogyakarta pp).

“Peningkatan kecepatan waktu tempuh kereta api ini sebagai bentuk peningkatan layanan KAI kepada pelanggan. Dengan waktu perjalanan yang lebih cepat maka akan semakin meningkatkan mobilitas masyarakat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan melalui transportasi kereta api,” kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus di Jakarta, Jumat (8/10).

Peningkatan waktu tempuh tersebut beragam, mulai dari 19 menit hingga 70 menit. Dengan waktu yang lebih singkat, para pelanggan dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk berbagai kegiatan lainnya karena perjalanannya lebih efisien.

Percepatan waktu tempuh tersebut dapat tercipta melalui peningkatan kecepatan prasarana yang dilalui oleh kereta api. Artinya, sarana kereta api seperti lokomotif dan kereta dapat melaju lebih cepat pada jalur yang sama, namun tetap mengutamakan keselamatan perjalanan.

Peningkatan kecepatan prasarana tersebut diraih melalui sejumlah langkah peningkatan prasarana oleh KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. Pertama, telah dibangunnya jalur ganda di lintas selatan Jawa yang meniadakan persilangan kereta api yang mempercepat waktu perjalanan.

Kedua, jalur kereta api yang sudah ada dilakukan peningkatan kualitas material jalan rel seperti penggantian bantalan, rel, dan wesel. Bantalan rel yang semula masih menggunakan kayu atau baja, kini telah diganti menggunakan beton. Kemudian, rel yang sebelumnya kurang laik telah diperbaiki dan rel bertipe R.42 atau R.50 diganti dengan rel tipe R.54 yang mampu mengakomodir kecepatan kereta api lebih tinggi.

Ketiga, KAI mengoptimalkan kecepatan kereta api pada jalur lengkung sesuai desain lengkungnya. KAI melakukan perbaikan-perbaikan sesuai desain optimalnya pada lengkung tersebut agar kecepatan kereta api dapat ditingkatkan.

Terakhir, KAI juga melakukan rekayasa pola operasi dengan mengatur kembali durasi berhenti kereta api di stasiun. Dengan adanya peningkatan prasarana tersebut, maka kecepatan rata-rata kereta api juga mengalami peningkatan.

Berikut data peningkatan kecepatan kereta api di masing-masing rute:
a. Rute Gambir – Surabaya Pasar Turi pp

Kecepatan rata-rata dari 85 km/jam menjadi 88 km/jam

Kecepatan maksimal 120 km/jam pada lintas Cirebon – Comal dan Semarang Tawang – Ngrombo

b. Rute Gambir – Solo Balapan pp

Kecepatan rata-rata dari 71,5 km/jam menjadi 81,5 km/jam

Kecepatan maksimal 120 km/jam pada lintas Cirebon – Prupuk dan Kebasen – Yogyakarta.

c. Rute Bandung – Surabaya Gubeng pp

Kecepatan rata-rata dari 66 km/jam menjadi 70 km/jam

Kecepatan maksimal 120 km/jam pada lintas Kroya – Yogyakarta dan Solo Jebres – Mojokerto.

Karena terdapat percepatan waktu tempuh pada KA-KA tersebut, Joni mengimbau kepada calon pelanggan untuk memperhatikan kembali jadwal perjalanannya. Pasalnya, mulai 24 September 2021 pula, terdapat beberapa KA yang mengalami perubahan jam keberangkatan.

KAI akan terus meningkatkan pelayanan angkutan kereta api melalui berbagai inovasi. Dengan semangat melayani lebih cepat dan lebih baik, KAI ingin terus memberikan pelayanan prima kepada pelanggan.

“Kami harap melalui percepatan waktu tempuh pada sejumlah kereta api tersebut, masyarakat kembali menggunakan kereta api sebagai transportasi andalannya,” tutup Joni.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
10 jam yang lalu
Lebih Ramah Lingkungan, AP I Terima Sertifikat Sistem Manajemen Energi Untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai
Berkat penerapan Sistem Manajemen Energi yang ramah lingkungan, PT Angkasa Pura I (AP I) menerima sertifikat sistem manajemen energi ISO 50001:2018 untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dari TUV SUD Indonesia.
 
Nasional
06/01/2022 16:04 WIB
Strategi PLN Amankan Pasokan Batu Bara
PT PLN (Persero) memastikan tidak ada pemadaman listrik setelah Pemerintah melalui Kementerian ESDM melakukan pelarangan ekspor kepada IUPK yang belum memenuhi DMO.
 
Nasional
06/01/2022 16:00 WIB
Konsorsium Jasa Marga Pemenang Lelang Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap Senilai Rp56,2 Triliun
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan penambahan konsesi jalan tol dalam rangka menciptakan value bagi pemegang saham, sekaligus mempertahankan posisi sebagai market leader dalam industri jalan tol di Indonesia.
 
Nasional
06/01/2022 15:57 WIB
KAI: 2,1 Juta Orang Gunakan Kereta Api Selama Masa Natal dan Tahun Baru 2022
PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menutup pelaksanaan posko Natal dan Tahun Baru 2022 yang telah berlangsung sejak 17 Desember 2021 s.d 4 Januari 2022.
 
Nasional
05/01/2022 15:20 WIB
Meski Dirut Terpapar Covid-19, PLN Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik
Selama satu bulan terakhir Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memimpin langsung pengamanan pasokan batu bara di ruang War Room (Pusat Pengelola Informasi dan Solusi/P2IS) yang juga diikuti oleh jajaran Direksi dan manajemen PLN Grup hingga lebih dari 50 orang.
 
Nasional
05/01/2022 15:15 WIB
Natal dan Tahun Baru, KAI Commuter Layani 8 Juta Lebih Penumpang KRL
Pada masa layanan Angkutan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru 2021-2022) yang dimulai 17 Desember 2021, KAI Commuter mencatat total volume pengguna hingga Senin 3 Januari 2022 mencapai 8.239.007 pengguna.
 
Nasional
05/01/2022 15:13 WIB
Desember 2021, Trafik Penumpang Angkasa Pura I Tumbuh 6 Persen
PT Angkasa Pura I mencatat bahwa trafik penumpang di 15 bandara pada Desember 2021 mengalami pertumbuhan 6 persen dari 3.434.671 pergerakan penumpang pada November 2021 menjadi 3.604.974 pergerakan penumpang pada Desember 2021.
Telkomsel